gravatar

Kisah yg sangat memilukan

Paidi yang lagi pusing mikirin kebutuhan rumah tangganya datang ke rumah sahabatnya Paijo. Begini kira-kira pembicaraan mereka.
Paidi : “Kang Paijo, tolong Aku ya …”
Paijo : “Pinjam uang lagi ya ? Yang bulan lalu saja belum kau kembalikan. Makanya kalau punya anak jangan banyak-banyak.
Butuh biaya banyak tahu ?”
Paidi : “Iya tahu kang …, tapi sudah terlanjur anakku 9 … ya mau gimana
lagi ?”
Paijo : “Pakai ini … saya kasih gratis 3, … lain kali beli sendiri ya.”
Kata paijo sambil memberikan 3 bungkus kondom. Saking senangya, Paidi langsung lari pulang sampai lupa berterimakasih.
Paijo jengkel juga karena belum sempat memberitahu bagaimana cara pakainya.
Satu minggu kemudian mereka ketemu lagi. Paidi sudah tidak sabar melaporkan
hasil pemberian Paijo sahabatnya.
Paidi : “Hebat bener Kang, obat yang Kang Paijo kasih saya minggu lalu”
Paijo : “Hebat bagaimana, wong aku belum kasih tahu kamu cara pakainya,
lagian itu bukan obat” sahut Paijo heran.
Paidi : “Begini Kang …, pulang dari sini saya langsung telan itu pemberian
kang Paijo sebelum gituan sama istriku”
Paijo : “Terus apa hebatnya ?” Tanya paijo penasaran.
Paidi : “Esok paginya aku sakit perut dan …”
Paijo : “Ya jelas sakit perut wong itu bukan obat tapi kondom kok ditelan”
Paidi : “Bukan itu kang… tapi setelah digosok minyak sama istri dan
anak-anakku akhirnya aku bisa kentut kang … dan …”
Paijo : “Dan apa hubungannya …” Tanya paijo penasaran.
Paidi : “… dan keluar gelembung seperti balon dari duburku … dan anakku
tertawa terpingkal-pingkal melihat itu … lalu …”
Paijo : “Katamu hebat. Lalu apa ? “
Paidi : “Karena ketawa terpingkal-pingkal ndak bisa berhenti akhirnya anakku
tinggal 3 “
Paijo : “Yang enam kemana ?”
Paidi : “Ketawa terpingkal-pingkal sampai mati”
Paijo : “?????????”

Silahkan Haha..Hihihi,
TAPI jangan lupa nambahin Koleksi ya..??


Populer